Resensi Santri Nekat

RENCANA TUHAN
Judul Buku : Santri Nekat
Pengarang : Otto Sukanto CR.
Penerbit     : Matapena 
Tahun Terbit : 2006
Kota Terbit : Yogyakarta
Tebal Buku : 176

Suatu malam di pesantren Bambu Ireng disebuah desa terpencil di kawasan pedalaman lembah Bengawasan Solo, tiba-tiba ketenangan terganti oleh suasana yang menegangkan yang tak lain karena terjadi tawuran antara puluhan santri dengan satu orang yang ditemukan sebagai pencuri di pesantren tersebut. sebagai Pengasuh Pesantren Kiai Hasan akhirnya meredakan adu emosional yang terjadi diantara mereka. Kiai Hasan akhirnya memberi keputusan bahwa Jaka akan di hukum dengan cara tinggal di Pesantren tersebut dan mentaati segala undang-undang pesantren. tinggal di pesantren tak membuat jaka langsung menjadi orang yang baik, melainkan di pesantren inilah jaka sering membuat jengkel, terlihat begitu jorok karena kurangnya menjaga kesehatan dirinya, dan menariknya, hidup di pesantren inilah juga benih-benih cinta jaka kepada salah satu putri kiainya mulai tumbuh.


Santri nekat adalah salah satu novel karya Otto Sukanto CR. Yang merupakan putera keenam dari sembilan bersadara, Dia pernah aktif da berbagai teatrer ESKA Yogyakarta. Penulis Novel Santri Nekat ini lahir di Karanganyar, 03 Oktober 1965.


Dalam Novelnya kali ini Otto Sukanto menciptakan bahasa yang sangat menggugah hati, padat, dan mudah dipahami oleh semua pembaca. jadi pembaca bisa menikmati Novel tersebut dengan nyaman. Dan para tokoh yang Otto Sukanto sajikan dalam novel ini dikarakteri sifat sabar, rendah hati, dan karakter-karakter positif lainnya sehingga pembaca bisa lebih merasakan manfa’at dan hikmahnya. Namun, masih terdapat sedikit kekurangan karena salah satu tokoh dalam novel tersebut tidak diketahui asal usulnya secara jelas. 

Dalam novel Otto Sukanto kali ini membuat para pembaca berantusias untuk lebih mengubah dirinya menjadi lebih baik, dan memiliki banyak kelebihan dari novel karya Otto Sukanto yang sebelumnya dan juga menggugah hati para pembacanya.

Novel ini sangat cocok untuk kalangan santri karena bisa membuat para santri bisa mengintrospeksi diri dan banyak mengandung pelajaran yang sangat berarti dalam kehidupan hingga tidak menimbulkan kebosanan bagi para pembacanya.

Komentar